Belajar Menjadi Suami dari Elkana Yang Penuh Kasih
1. Mengasihi Isteri Sekalipun Ada Kekuarangannya
1 Samuel 1:5 (TB)
Meskipun ia mengasihi Hana, ia memberikan kepada Hana hanya satu bagian, sebab TUHAN telah menutup kandungannya.
Hana sedang ditutup Tuhan kandungannya. Sekalipun demikian, Elkana suaminya tetap mengasihinya. Kasihnya kepada Hana tidak terpengaruh apalagi menjadi tawar hanya karena isterinya belum dikarunia anak.
Panggilan bagi para suami agar tetap dapat mengasihi isteri sekalipun isteri belum mengandung juga. Kasih kepada isteri jangan sampai menjadi tawar sekalipun ada kekurangan atapun kelemahan lain. Sekali mencintai, mencitainya sampai akhir.
2. Suami/Isteri Lebih Berharga dari Materi atau Karunia Apapun
1 Samuel 1:8 (TB)
Lalu Elkana, suaminya, berkata kepadanya: "Hana, mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu dari pada sepuluh anak laki-laki?"
Elkana menyadari dan memperhatikan kesedihan hati isterinya karena belum juga dikaruni seorang anak dan ia menghibur isterinya yang sedih itu. Elkana bahkan meyakinkan Hana isterinya itu untuk tetap melihat bahwa dirinya sebagai suami yang mengasihinya lebih berharga dari pada sepuluh anak laki-laki sekalipun.
Elkana seharusnya telah menginspirasi para suami untuk selalu memperhatikan keadaan maupun perasaan isteri dan juga para isteri untuk melihat dan menilai suaminya yang penuh kasih itu lebih berharga dari apapun juga. Sementara dunia seringkali justru melihat pasangannya menjadi berharga berdasarkan sesuatu atau materi yang dapat diberikan.
3. Menjadi Pasangan Yang Mencurahkan Isi Hati Di Hadapan Tuhan
1 Samuel 1:15 (TB)
Tetapi Hana menjawab: "Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN.
Hana ditutup kandungannya oleh Tuhan dan sekalipun demikian, Elkana suaminya tetap mengasihinya. Namun Hana tidak berhenti berdoa dan berharap kepada Tuhan. Ia terus mencurahkan isi hatinya dihadapan Tuhan agar Tuhan mengaruniainya seorang anak.
Seperti Hana yang terus mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan, baiklah kita juga mencurahkan isi hati kita kepada Tuhan. Orang-orang banyak mencurahkan isi hatinya disosmed padahal mereka tidak dapat menjawabnya. Tetapi kepada Tuhan, curahan hati didengar dan dijawab. Demikianlah seharusnya suami isteri sepakat mencurahkan isi hati masing-masing juga kepada Tuhan.
4. Menjadi Suami Yang Membawa Seisi Rumah Beribadah Kepada Tuhan
1 Samuel 1:21 (TB)
Elkana, laki-laki itu, pergi dengan seisi rumahnya mempersembahkan korban sembelihan tahunan dan korban nazarnya kepada TUHAN.
Sebagai seorang suami yang adalah kepala rumah tangga memang bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, baik itu dalam hal makan minum maupun hiburan untuk kesenangan bersama. Tetapi Elkana juga memimpin keluarganya untuk kebutuhkan yang lebih kekal, yaitu membawa seisi rumahnya beribadah kepada Tuhan.
Kis 16:31 berkata: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Sebagai suami, bersama dengan isteri, dikehendaki Tuhan agar membawa seisi rumahnya beribadah kepada Tuhan dan ini adalah kebutuhan yang terutama bagi seisi rumah. Jangan fokus hanya pada kebutuhan jasmani, tetapi juga kebutuhan rohani.
5. Menjadi Suami Yang Mendukung Isteri Untuk Sesuatu Yang Baik
1 Samuel 1:23 (TB)
6. Suami Isteri Sepakat Berdoa Bersama Memohon Kepada Tuhan
1 Samuel 1:27 (TB)
Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya.
Tuhan telah menutup kandungan Hana (ayat 5) tetapi Hana berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan agar ia dan suaminya Elkana dikarunia anak (ayat 10-12) dan Tuhan mendengarkan doanya dan tidak hanya 1 anak yang lahirnya bagi mereka, yaitu Samuel, melainkan lahir juga tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan lagi (2:21).
Alkitab memang tidak menuliskan bahwa Hana dan Elkana suaminya mendoakan yang sama, namun oleh karena suaminya juga setia beribadah kepada Tuhan (ayat 3) maka kita dapat simpulkan bahwa Elkana juga berdoa agar dikarunia anak dari Hana. Sungguh indah dan luar biasa, bila suami isteri berdoa sepakat bersama kepada Tuhan, Hana yang ditutup kandungannya itupun dibuka oleh Tuhan. Baiklah kita para suami dan isteri, mengambil waktu untuk selalu bersama-sama berdoa memohon kepada Tuhan.

0 komentar:
Posting Komentar